solidgreat

Pages

Kamis, 09 Februari 2012

MEMAHAMI PEMERINTAH SEBAGAI PELAYAN

( SOSIAL- BUDAYA BY : SOLIDGREAT )
MEMAHAMI PEMERINTAH SEBAGAI PELAYAN


Pada dasarnya diturunkannya Islam sekitar + 14 abad yang lalu adalah penyempurna agama samawi sebelumnya sekaligus “ rohmatan lil alamin “ (belas kasih terhadap seluruh alam). Salah satu konsep dasar kepemerintahan dalam islam adalah khalifah . Oleh karena itu , kita perlu melakukan pengkajian terhadap salah satu konsep islam , khususnya konsep khalifah dari perspektif kepentingan untuk menemukan prinsip managemen Islam sebagaimana telah kita pahami bersama tugas dan fungsi manusia dimuka bumi ini adalah sebagai khalifah Allah “ Khalifatullaha fil ardhi “ atau dengan kata lain konsep khalifah adalah konsep umum tentang fungsi manusia sebagai pengelola dunia yang di huninya artinya jika kita telaah lebih dalam konsekwensi tugas ini akan tampak jelas adanya benang merah dengan konsep dasar dari tugas seorang manager dalam konteks sebuah organisasi dari perspektif Islam walaupun Islam bukan sekedar organisasi.
Pemerintah adalah pelayan artinya sebagai pemerintah harus melayani dengan sepenuh hati kepada rakyatnya . Kalau kita kaji lebih dalam lagi tentang historis di jazirah arab munculnya agama Islam yang disiarkan oleh nabi Muhammad SAW Islam bermakna selamat , damai dan pasrah kepada Allah SWT. Agama Islam mengajarkan tentang bagaimana menyikapi kehidupan yang benar dan mengajarkan seluruh aspek kehidupan . nabi Muhammad sendiri menghabiskan umurnya untuk kemaslahatan ummat.
Seiring dengan bergulirnya waktu , fungsi para pemerintah (Khalifah) yang semula menjadi pengayom , pelindung , membentengi dan sekaligus pendidik masyarakat, sempat juga menjadi imamal mujahidin . kemudian sekarang mengalami pergeseran makna yang sangat drastis , yaitu pemerintah hanya sebagai formalitas nama artinya tidak mau tahu urusan rakyat ,pemerintah yang hedonistik yang merusak masa depan rakyat , pemerintah corrupt yang mengambil hak rakyat yang bukan hak pemerintah ,pemerintah yang diktator yang semaunya sendiri tanpa mempunyai rasa peduli kepada rakyat pemerintah yang tidak mau mendengar jeritan kaum marginal ( kaum tepinggirkan ).
Akibatnya masyarakat menjadi kurang dalam memenuhi kebutuhan ekonomi , kurang bisa memenuhi SDM , instabilitas ekonomi , dekadensi moral , kurang terdidik , menjadi Negara yang kurang maju dalam pendidikan dan ekonomi ,banyak permusuhan dan perkelahian yang akhirnya beruntun pada peperangan .
Islam sendiri mengajarkan kasih sayang , mamberikan hak yang layak terhadap kaum miskin dan tertindas , pemerintah tidak mengambil hak rakyat yang bukan hak pemerintah , menjadi cermin yang patut bagi rakyat agar tercapai keadilan kemakmuran dan ukhuwah ( persatuan ) demi mendapat ridho Allah seperti firman Allah yang artinya “dan diantara manusia ada yang mengorbankan dirinya karena mencari ridho Allah (QS.al Baqarah 207)” Wallahu a’lam bissawab.
Sumber :
• Sejarah smp VII
• Sejarah kebudayaan Islam
• Alqur’an terjemah
• Budai
• MUHAMMAD IQBAL The Reconstruction Of Religius thought islam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar